Larangan Mudik, 15 Titik Menjadi Pembatasan Transportasi di Provinsi Banten

  • Whatsapp

ANALISNEWS, BANTEN – Pasca Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi memutuskan untuk melarang mudik Lebaran 2020 dan ditindaklanjuti dengan telah dikeluarkannya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 tertanggal 23 April 2020, Kepolisian Daerah (Polda) Banten bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dengan stakeholder terkait telah merancang dan menetapkan 15 lokasi yang menjadi titik pembatasan penggunaan sarana transportasi. Pembatasan atau penyekatan ini dilakukan untuk mempersempit potensi penyebaran virus corona atau Covid-19 melalui jalur-jalur transportasi di Banten yang rutin menjadi jalur mudik terpadat setiap tahunnya.

Dirilis dari Diskominfo Provinsi Banten, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) pada Jum’at (24/4/2020) di Kota Serang menjelaskan, dikarenakan Provinsi Banten menjadi salah satu gerbang sekaligus jalur utama mudik lebaran dari masyarakat berbagai daerah, maka perlu dilakukan upaya pembatasan penggunaan transportasi untuk mengurangi tingginya kepadatan pemudik yang dikhawatirkan berakibat pada tingginya potensi penyebaran Covid-19.

“Kita kan ada Pelabuhan Merak serta jalur-jalur perbatasan antar provinsi yang setiap musim mudik itu selalu ramai dan padat. Maka untuk tahun ini dikarenakan adanya larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19, pihak kepolisian dan kami telah merancang dan mengaturnya agar tetap kondusif dan sesuai dengan arahan pemerintah pusat,”jelas Gubernur

Dijelaskan Gubernur, pelarangan/pembatasan penggunaan sarana transportasi tersebut berlaku untuk transportasi darat yakni kendaraan bermotor umum seperti mobil bus dan mobil penumpang, kendaraan bermotor perseorangan yakni mobil penumpang dan sepeda motor serta kapal angkutan sungai, danau dan penyeberangan. Untuk lokasi pembatasan atau penyekatan, telah ditetapkan pada 15 titik lokasi.

Diantaranya satu lokasi di jalur tol yakni Gerbang Tol Cikupa dengan sekat kendaraan dari arah Merak,

serta 14 lokasi di jalur arteri (non tol) :

meliputi Gerbang Citra Raya (Kabupaten Tangerang),

Pasar Kemis (Kabupaten Tangerang),

Kronjo (Kabupaten Tangerang),

Tigaraksa (Kabupaten Tangerang),

Jayanti / Cisoka (Kabupaten Tangerang),

Solear / Cisoka (Kabupaten Tangerang),

Simpang Asem Cikande (Kabupaten Serang),

Simpang Pusri (Kota Serang),

Gayam (Kabupaten Pandeglang),

Gerem dan Gerbang Tol Merak (Kota Cilegon),

Gerbang Pelabuhan Merak (Kota Cilegon),

Pelabuhan BBJ Bojonegara (Kabupaten Serang),

Cipanas (Kabupaten Lebak) dan

Cilograng (Kabupaten Lebak).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *