Himbauan Sekjen Gerakan Anti Narkoba Aceh Tentang Covid-19

  • Whatsapp
Suasana malam hari di Provinsi Aceh, Sabtu (04/04/2020).

ANALISNEWS, BANDA ACEH – Semenjak Pemerintah Aceh mengumumkan pencabutan jam malam di Provinsi Aceh, Sabtu (04/04/2020), situasi di kota Banda Aceh berubah dramatis, sebagian masyarakat menyambut dengan riang gembira, seolah- olah kekhawatiran terhadap pandemik Covid-19 berakhir dan virus pun meninggalkan Aceh, hal ini di sampaikan oleh sekjen GANN (Generasi Anti Narkotika Nasional) Kota Banda Aceh yaitu Multazam, Senin (06/04/2020).

Padahal pencabutan jam malam bukan berarti Aceh sudah bebas dari Corona, tetapi ada faktor yang menjadi pertimbangan Pemerintah Aceh mencabutnya yaitu tentang banyaknya keluhan dari pedagang kecil yang tidak ada pemasukan sehingga kebijakan jam malam di cabut sementara. “Jadi bukannya Aceh telah bebas dari virus Covid-19,” kata Multazam.

Dia pun melanjutkan, pemahaman bahwa ancaman Corona di Aceh sudah berkurang adalah pemahaman yang salah, sebab kalau masyarakat tidak menjalankan anjuran dari pemerintah untuk selalu memakai masker saat  keluar rumah atau beraktifitas, dan jaga jarak antar sesama serta menjaga kebersihan dan mencuci tangan maka virus Corona akan selalu menjadi momok yang menakutkan.

Jika hal seperti ini disadari oleh masyarakat Aceh, maka tidak menutup kemungkinan Aceh akan sama seperti daerah-daerah lain yang banyak terkontaminasi oleh Covid-19.

Multazam juga menambahkan soal ikhtiar, jangan lupa bahwa dulu waktu zaman Khalifah Umar bin Khatab juga pernah terjadi wabah penyakit di negeri Syam dan dulu juga ada dua gubernur yang meninggal karena serangan wabah yaitu Abu Ubaidah bin Jarah dan Mu’adz bin Jabal, oleh sebab itu Multazam menyarankan agar masyarakat Aceh tetap waspada sebab Covid-19 belum ada vaksin penangkalnya dan berharap kepada masyarakat Aceh agar senatiasa selalu mematuhi anjuran pemerintah dalam upaya penyebaran virus ini.

Terakhir, dia menghimbau agar masyarakat tidak melakukan kegiatan yang mengundang banyak orang seperti mengadakan pesta pernikahan, arisan dan lain – lain sebab untuk menjaga jarak antar sesama dapat mencegah penularan virus secara langsung.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *