Anies Berpotensi Jadi Presiden 2024, PDIP Minta Benahi Jakarta Contohi Jokowi

  • Whatsapp

ANALISNEWS, JAKARTA – Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masuk sebagai salah satu tokoh politik yang akan maju pada kontestan pemilihan presiden pada 2024 mendatang. Dia dinobatkan tokoh potensial yang akan melangkah ke panggung politik nasional.

Hal ini berdasarkan hasil survei lembaga Indo Barometer yang menyebut Anies Baswedan kandidat kuat setelah Prabowo Subianto yang bakal bertarung pada 2024 mendatang. Indo Barometer merilis Anies sebagai kepala daerah terpopuler dibandingkan Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Tri Rismaharini, Khofifa Indar Parawansa dan Nurdin Abdullah.

Survei dilakukan pada 9 Januari 2020 sampai 15 Januari 2020. Sampel dari survei ini berjumlah 1.200 responden dari 34 provinsi dengan margin of error survei sebesar 2,83%, tingkat kepercayaan 95%. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling. Teknik pengumpulan data wawancara dan tatap muka responden menggunakan kuesioner.

“Anies Baswedan 91,7%. Anies sangat dikenal, Ridwan Kamil (Gubernur Jabar) 65,8% dan Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jatim) cukup dikenal. Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya) 49,9% dan Ganjar Pranowo (Gubernur Jateng) 47,8%, Nurdin Abdullah (Gubernur Sulsel) 10,7% kurang dikenal di bawah 50%,” ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari di Hotel Century Park Senayan, Jakarta, Minggu (23/2/2020).

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembos Warsono mengatakan Anies boleh saja maju nyapres 2024. Dia tak yakin Anies bisa jadi presiden sedangkan memimpin Jakarta belum membuahkan hasil.

“Boleh-boleh saja (jadi capres). Kalau dia mau nyapres atau dia berpotensi untuk nyapres 2024 tapi bagi PDIP kan sederhana, wong ngurusi Jakarta saja nggak bener masa mau jadi presiden. Kan gitu saja sederhana,” kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Gembong Warsono, kepada wartawan, Minggu (24/2/2020). Seperti dikutip CNNIndonesia.com

Politis PDIP itu menyarankan Anies untuk membenahi Jakarta dengan benar, belajar dari Jokowi yang memimpin Indonesia dua periode karena buah dari keberhasilan memimpin Jakarta.

“Kalau dia berkeinginan untuk maju jadi presiden, benahi dulu Jakarta yang baik, maka itu modal dasar Pak Anies maju jadi presiden kan gitu. Sama juga waktu Pak Jokowi maju jadi presiden, modalnya kan Jakarta gitu loh. Itu sudah banyak contoh seharusnya dilakukan hal yang sama,” terang dia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *